Tampilkan postingan dengan label pernyataan thesis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pernyataan thesis. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 September 2012

Analisis 5W1H dan Claims and Supporting Paragraphs atas Politik Anti-AS di Dunia Arab


1.
Judul dan nama penulis
Politik Anti-AS di Dunia Arab
Oleh
Zuhairi Misrawi
2
Pernyataan thesis dimulai dengan dua pertanyaan: bagaimana hubungan negara-negara Arab dengan Amerika? Ada perubahan yang cukup signifikan?
Musim semi Arab yang berhasil menjungkalkan rezim otoriter di Tunisia, Mesir, Yaman, dan Libya menimbulkan sebuah pertanyaan mendasar, bagaimana hubungan negara-negara tersebut dengan Amerika Serikat? Akankah mengalami perubahaan yang cukup signifikan?
3
Pernyataan thesis: Realitas politik yang mesti diperhatikan baik-baik oleh AS, dunia Arab yang disapu angin revolusi sudah berubah secara drastis dari rezim-rezim sebelumnya.

Supporting sentences: 1. Bukan boneka para elite; 2. Tidak dapat dikendalikan; 3. Protes atas film itu bagian dari sentimen anti-AS.
Realitas politik yang mesti diperhatikan baik-baik oleh AS, dunia Arab yang disapu angin revolusi sudah berubah secara drastis dari rezim-rezim sebelumnya. Publik Arab tak lagi jadi boneka para elite, tetapi kekuatan riil yang mempunyai agenda penting bagi kedaulatan politik, ekonomi, dan budaya. Karena itu, ekspresi gerakan anti-AS ibarat tsunami yang tak bisa dikendalikan yang setiap saat dapat mencuat ke permukaan serta menyapu simbol dan mitra strategis AS di Timur Tengah. Protes besar-besaran, bahkan berlebihan di dunia Arab terhadap film Innocence of Muslims tak bisa dilepaskan dari realitas sentimen anti-AS yang makin telanjang.
4
Kalimat topik: Pemerintah AS, khususnya Hillary Clinton, menegaskan, film itu tak ada kaitannya dengan Pemerintah AS.

Supporting sentences: 1. Ditolak; 2. Tidak bisa lagi mendikte dunia Arab; 3. Kebijakan yang merugikan aspirasi warga Arab akan merugikan AS dan sekutunya.
Pemerintah AS, khususnya Hillary Clinton, menegaskan, film itu tak ada kaitannya dengan Pemerintah AS. Bahkan, ia menyebutnya sebagai film yang menjijikkan. Namun, publik Arab tak mau terhipnotis oleh retorika politik yang disampaikan Pemerintah AS. Yang terjadi justru sebaliknya, dunia Arab justru mengirimkan pesan penting bahwa AS tidak bisa lagi mendikte mereka. Dunia Arab pasca-revolusi punya kedaulatan politik yang tidak bisa disepelekan. Jika AS menelurkan kebijakan yang bertentangan dengan aspirasi warga Arab, akan muncul reaksi yang bisa berakibat fatal bagi AS dan sekutunya.
5.
Karena itu, protes terhadap film Innocence of Muslims merupakan bukti kuat tentang kebencian dunia Arab terhadap AS.

Supporting sentences: 1. Yang bersalah bukan pemerintah AS, tapi pembuat film; 2. Realitas sosial-politik di dunia Arab tidak menguntungkan AS.
Karena itu, protes terhadap film Innocence of Muslims merupakan bukti kuat tentang kebencian dunia Arab terhadap AS. Memang tak masuk akal aksi brutal yang menewaskan Duta Besar AS di Benghazi, Libya, dan puluhan demonstran bagi kalangan Muslim, karena yang bersalah bukanlah Pemerintah AS, melainkan pembuat film yang kebetulan warga keturunan Mesir. Namun, AS tak bisa menghindar dari realitas sosial-politik yang secara umum tak menguntungkan pihaknya.
6.
Sub-Judul untuk menjawab pernyataan thesis kedua: Latar belakang sentimen anti-AS di Dunia Arab
Beralasan
7.
Kalimat topik: Terpuruknya berbagai sektor kehidupan di dunia Arab akibat hegemoni AS dalam enam dekade terakhir.
Sentimen anti-AS cukup beralasan karena terpuruknya dunia Arab dalam berbagai sektor kehidupan juga disebabkan hegemoni AS dalam enam dekade terakhir. Melenggangnya rezim otoriter di tampuk kekuasaan dalam kurun waktu yang sangat lama tidak bisa dilepaskan dari dukungan kuat AS. Apalagi dalam kebijakan israel-Palestina, AS sepertinya tidak mengedepankan kepentingan 7 juta warga Israel daripada aspirasi 300 juta warga Arab yang menghendaki kemerdekaan Palestina.
8.
Kalimat topik: Pew Research Center menggambarkan dengan baik tentang sentimen anti-AS.

Supporting sentences: 1. aktor dibalik tragedi 11/9; 2. Pelaku aksi terorisme itu AS dan Israel; 3. AS dan Israel musuh bersama; 4. Osama bin Laden sebagai aktor terorisme.
Pew Research Center menggambarkan dengan baik tentang sentimen anti-AS. Dalam riset yang dilakukan Juli 2011, dunia Arab pada umumnya menunjukkan sikap tak percaya bahwa aktor di balik tragedi 11/9 adalah orang-orang Arab. Sekitar 75 persen orang Mesir dan 60 persen orang Lebanon meyakini pelaku aksi terorisme adalah AS dan Israel, bukan orang Arab. Artinya, survei ini membuktikan, AS merupakan musuh bersama. Sementara Osama bin Laden yang selama ini disebut sebagai aktor terorisme kerap diperlakukan sebagai hero di dunia Arab.
9.
Kalimat topik: Mengambil pendapat Hamada Mahmud Ismail yang menyatakan AS dan sekutunya sebagai imperialis.

Supporting sentences: Ideologi Ikhwanul Muslim sebagai antitesa terhadap hegemoni AS meskipun sekarang lebih fleksibel.
Hamada Mahmud Ismail dalam Hasan al-Banna wa Jama'ah al-Ikhwan al-Muslimin bayn al-Din wa al-Siyasah menegaskan, Ikhwanul Muslimin salah satu kekuatan politik terbesar pasca-revolusi sejak awal berdirinya pada tahun 1928 telah menegaskan AS dan sekutunya sebagai imperialis. Selama AS masih melakukan intervensi dalam bidang politik-ekonomi, maka dunia Arab tidak akan pernah meraih kemerdekaan dan kedaulatan. Karena itu, ideologi yang dibangun Ikhwanul Muslimin sebenarnya sebagai antitesa terhadap hegemoni AS. Sikap ini tidak banyak mengalami perubahan hingga saat ini meski terdapat fleksibilitas dalam hubungan diplomatis dengan AS.
10.
Pernyataan topik: Kunjungan Presiden Mesir Muhammad Mursi ke AS menunjukkan sentimen anti-AS.

Supporting sentences: 1. Lawatan ke Cina bukan ke AS; 2. Relasi baru dengan AS yang lebih setara.


Sentimen anti-AS dikirim dengan sangat baik oleh Presiden Mesir Muhammad Mursi. Dalam kunjungan kenegaraan ke luar negeri untuk pertama kalinya, Mursi tak memilih AS sebagaimana para pendahulunya, tetapi justru memulai lawatannya ke Cina. Mursi secara eksplisit ingin mengirimkan pesan, warga Mesir pasca revolusi tidak sama dengan rezim sebelumnya yang mudah digoda oleh AS. Ia juga ingin memastikan kepada rakyat Mesir mengenai relasi baru dengan AS yang lebih mencerminkan kesetaraan.
11.
Kalimat topik: Karena itu, AS tidak bisa lagi menutup mata dari realitas sosial-politik ini.

Supporting sentences: 1. Pendapat Mona Eltahawy, pengamat Timjteng dikutip
Karena itu, AS tidak bisa lagi menutup mata dari realitas sosial-politik ini. Menurut Mona Eltahawy, analis politik Timteng asal Mesir tinggal di AS, AS tak lagi bisa menganggap dunia Arab dengan sebelah mata, dengan selalu memosisikan Arab sebagai pihak yang bersalah karena kerap menebarkan kebencian terhadap AS. Sebaliknya, menurut Eltahawy, AS mestinya mulai mengubah perspektifnya, kenapa mereka punya cara pandang yang peyoratif dan stigmatif terhadap Arab. Karena itu, persoalan yang kompleks ini harus dipecahkan bersama-sama oleh kedua belah pihak (The Guardian, 14/9).
12.
Kalimat topik: Nalar orientalis terhadap dunia Arab belum berubah sejak abad ke-17

Supporting sentences: 1. Pendapat Edward W Said; 2. Pandangan stereotipe.
Film Innocence of Muslims merupakan salah satu bukti kuat betapa nalar orientalis terhadap dunia Arab sejak abad ke-17 masih belum mengalami perubahan yang signifikan. Kritik ini pernah dikemukakan oleh Edward W Said dalam Orientalism, narasi Barat terhadap dunia Arab kerap kali tidak dalam kerangka ingin memahami agar dapat membangun koeksistensi dan horizon yang bersifat humanistik, tetapi dalam rangka membangun dominasi dan kontrol.
13.

Karena itu, tidak sedikit para intelektual yang mempunyai nalar stereotip terhadap dunia Arab dijadikan sebagai rujukan utama Gedung Putih.
14.
Sub-Judul: Hubungan Lebih Tulus
Hubungan lebih tulus
15.
Kalimat topik: Harus diakui, sebenarnya Presiden Barack Obama punya keinginan kuat membangun relasi yang lebih genuine dengan dunia Arab dan Islam pada umumnya.

Supporting sentences: 1. Mutual respect and mutual interest; 2. Penarikan dari Irak dan Afghanistan.
Harus diakui, sebenarnya Presiden Barack Obama punya keinginan kuat membangun relasi yang lebih genuine dengan dunia Arab dan Islam pada umumnya. Obama menggarisbawahi prinsip kerja sama yang saling menghargai dan menguntungkan kedua belah pihak (mutual respect and mutual interest), termasuk dengan Iran yang paling keras terhadap AS. Bahkan, ia berencana menarik pasukan AS di Irak dan Afganistn, serta fokus terhadap pembangunan dalam negeri dan menyelesaikan masalah krisis ekonomi.
16.
Kalimat topik: semua itu tergantung dari hasil Pemilu Presiden AS yang akan digelar November nanti.

Supporting sentences: 1. Mitt Romney terpilih
Obama punya intensi yang serius untuk memperbaiki citra AS di dunia Arab. Namun, semua itu tergantung dari hasil Pemilu Presiden AS yang akan digelar November nanti. Jika Mitt Romney terpilih, hal ini akan menjadi mimpi buruk bagi hubungan diplomatik AS-dunia Arab karena Partai Republik mempunyai kebijakan yang kaku, keras, dan rigid. Tak bisa dimungkiri, menguatnya kelompok-kelompok ekstremis di dunia Arab akibat kebijakan luar negeri rezim yang dipimpin Partai Republik. Hegemoni AS di Afganistan, Irak dan Israel merupakan akar-akar persoalan yang menyuburkan sentimen anti-AS di dunia ARab. Karena itu, kemenangan Obama dalam Pemilu Presiden AS merupakan angin surga bagi relasi AS-dunia Arab. Sebaliknya, kemenangan Romney akan menjadi mimpi buruk dunia Arab dan AS sekaligus.
17.
Nama Penulis dan latar belakang pendidikan dan perhatian
Zuhairi Misrawi
Analis Pemikiran dan Politik Timur Tengah

Selasa, 25 September 2012

Analisis atas Artikel Opini



Belajar menulis artikel opini tidak hanya membolak-balik membaca teori menulis. Itu memang penting. Membaca teori menulis hanya ibaratnya Anda latihan perang. Belajar menulis harus ditingkatkan dengan terus menulis sendiri. Ibarat Anda disuruh terjun ke medan peran. Segala teori menulis mulai dipraktekkan. Oleh karena itu, tuangkan tulisan-tulisan Anda setiap waktu.

Salah satu membantu membantu kemampuan tulis menulis Anda adalah menganalisis artikel opini orang lain. Analisis ini akan menjadi seperti pisau yang terus terasah tajam. Kapanpun Anda siap menggunakannya. Ketajaman pisau ini semakin bermakna bila Anda pandai menggunakan pisau analisis ini. Di bawah ini Anda diberikan cara menggunakan pisau analisis ini berupa 12 poin pertanyaan yang Anda harus jawab semua. Bila belum bisa Anda jawab, maka Anda harus merubah tulisan Anda agar memenuhi persyaratan di dalam check list di bawah ini. Di bawah check list itu, penulis juga menyertakan dengan analisis tulisan atas artikel opini dengan judul Tamparan Menuju 2014 dari Saldi Isra. Selamat mencoba!

Check list dalam menilai tulisan Anda

_____ 1. Claim Anda dapat dibahas, spesifik dan berfungsi sebagai mini-thesis
_____ 2. Setiap paragraf hanya berisi satu tujuan utama yang dinyatakan dalam claim (kalimat topik)
_____ 3. Anda memilih data bukti sebelum menulis artikel opini daripada menggunakan "metode memasukkan kutipan di sini."
_____ 4. Anda mengintegrasikan data bukti (kutipan) dengan apik dan enak dibaca ke dalam tulisan Anda sendiri.
_____ 5. Anda tidak memasukkan kutipan panjang ke dalam tulisan Anda. Anda memilih kutipan pendek dan bermakna.
_____ 6. Data bukti Anda tidak dapat berdiri sendiri tetapi menghendaki perhatian melalui pemahaman yang mendalam atas teks (close-reading) dan penjelasan.
_____ 7. Di dalam paragraf tubuh karangan Anda akan menggunakan lebih banyak waktu untuk menjelaskan HOW bukti tekstual berfungsi atau WHY penting daripada menjelaskan atau menafsirkan tentang WHAT.
_____ 8. Kebenaran umum tidak hanya berupa mengikhtisarkan kutipan atau menyatakan kembali kutipan dengan menggunakan bahasa yang berbunga-bunga
_____ 9. Kebenaran umum menjelaskan HOW kutipan berhubungan atau menunjukkan claim Anda.
_____ 10. Kebenaran umum Anda menjelaskan WHY kutipan itu penting untuk mendukung pernyataan thesis artikel opini Anda.
_____ 11. Kebenaran umum menghadirkan hal spesifik di dalam kutipan (diksi pemahaman yang mendalam, identifikasi dan penjelaskan literatur atau perangkat retorika: metafora, anthropomorphisme, ethos, logos, pathos dan sebagainya).
_____ 12. Kebenaran umum Anda tidak terlalu jauh dalam penafsirannya.


Pernyataan Thesis: Pasangan Jokowi-Ahok merupakan pasangan alternatif dari partai politik yang melakukan proses secara tertutup dan tidak baku

Claim I: Fenomena Jokowi-Ahok dapat mengalahkan Foke-Nara

Topic Sentence in the 1st Supporting paragraf: Foke-Nara harusnya menang
Tamparan Menuju 2014
Oleh Saldi Isra

Tanpa harus menunggu perhitungan akhir Komisi Pemilihan Umum Daerah, hasil pemilihan gubernur DKI Jakarta: pasangan calon Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Joko-Basuki) menang atas pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara).

Bahkan, tak perlu lama pula, Fauzi Bowo pun langsung memberikan ucapan selamat kepada Jokowi. Dalam batas penalaran yang wajar, hasil pemilihan gubernur DKI Jakarta seharusnya dimenangkan oleh pasangan Foke-Nara. Selain posisi Foke yang petahana gubernur DKI Jakarta, pasangan Foke-Nara didukung pula oleh koalisi Partai Demokrat, Golkar, Hanura, PAN, PKB, PBB, PMB, PKNU, PPP, dan PKS. Berdasarkan hasil pemilu anggota DPRD DKI Jakarta 2009, koalisi tambun (over-size) parpol pendukung Foke-Nara ini meraih lebih dari 73 persen suara pemilih.
Supporting Paragraph: Jokowi-Ahok harusnya kalah
Sementara itu, masih dalam batas penalaran yang wajar pula, harusnya duet Jokowi-Basuki tak masuk putaran kedua, apalagi memenangi pemilihan. Selain bukan petahana di DKI Jakarta, Jokowi-Basuki hanya didukung oleh PDI-P dan Gerindra dengan dukungan suara kurang dari 16 persen pemilih. Jikalau hanya melihat basis dukungan parpol, capaian Jokowi-Basuki dapat dinilai amat fenomenal.
Supporting Paragraph: Sebab Jokowi-Ahok menang
Dari berbagai perspektif, kemenangan Jokowi-Basuki adalah bentuk kemenangan akal sehat dan sekaligus kehancuran pragmatisme parpol pendukung Foke-Nara. Dikatakan begitu, gejala umum yang berkembang, parpol lebih mengandalkan dukungan uang dan kekuasaan daripada figur yang punya pemahaman kuat terhadap kebutuhan rakyat.
Supporting Paragraph: Logika pemilih mengalahkan logika parpol1
Merujuk bentangan fakta hasil pemilihan gubernur DKI, yang perlu dapat apresiasi adalah logika pemilih tak mau ditaklukan oleh logika parpol. Bahkan, saat parpol berjalan dengan logikanya sendiri, berapa pun banyak dan besarnya koalisi dibangun, pemilih mampu membuktikan, daulat rakyat lebih mangkus dibandingkan daulat parpol.
Supporting Paragraph: Kekalahan Foke-Nara harus dibaca sebagai bentuk hukuman nyata pemilih bagi parpol yang tak peduli dengan suara rakyat
Apabila diletakkan dalam konteks target yang hendak dicapai dari pemilu, kekalahan Foke-Nara harus dibaca sebagai bentuk hukuman nyata pemilih bagi parpol yang tak peduli dengan suara rakyat. Bahkan lebih jauh dari itu, hasil pemilihan gubernur DKI benar-benar menjadi tamparan hebat di tengah hegemoni parpol menuju Pemilu 2014.
Claim II:
Hadirnya duet Jokowi-Basuki tetap harus dipandang sebagai bentuk hegemoni parpol dengan proses yang sentralistik (top-down).

Supporting paragraph: Pasangan Jokowi-Basuki sebagai eksperimen PDI-P dan Gerindra
Tetap sentralistik

Hadirnya pasangan Jokowi-Basuki memang terbilang unik. Selain pendatang baru di tengah belantara politik Jakarta, keduanya lebih tepat dikatakan sebagai eksperimen PDI-P dan Gerindra di tengah "kerumunan" parpol yang sejak semula cenderung merapat ke Foke-Nara. Karena itu, tidak terlalu berlebihan pendapat politikus senior Partai Golkar, Zainal Bintang, hasil Pilkada DKI menunjukkan bulan madu politik pencitraan dan parpol yang hanya berorientasi pada kekuasaan sudah di ujung senja (Kompas, 22/9).
Supporting Paragraph: Tawaran tokoh alternatif juga ada pada pasangan Faisal Basri – Biem Benjamin.
Sebetulnya, tawaran untuk memilih tokoh alternatif tidak hanya bersumber dari duet Jokowi-Basuki. Ketika putaran pertama, Faisal Basri-Biem Benjamin juga hadir sebagai calon alternatif. Dengan adanya calon alternatifyang tidak tunggal, keberhasilan pasangan Jokowi-Basuki membuktikan bahwa calon alternatif masih perlu dukungan mesin yang efektif untuk meraih dukungan pemilih. Tanpa itu, bukan tidak mungkin nasib yang menimpa Faisal-Biem akan berlaku pula kepada Jokowi-Basuki.
Supporting Paragraph: Hadirnya pasangan Jokowi-Basuki belum merupakan hasil dari sebuah proses parpol yang terbuka dan partisipatif
Terlepas dari keberhasilan pasangan racikan PDI-P dan Gerindra ini, apabila boleh sedikit menoleh ke belakang, hadirnya pasangan Jokowi-Basuki belum merupakan hasil dari sebuah proses parpol yang terbuka dan partisipatif. Dengan posisi itu, hadirnya duet Jokowi-Basuki tetap harus dipandang sebagai bentuk hegemoni parpol dengan proses yang sentralistik (top-down). Untungnya hasil pilihan hegemoni masih bisa diterima pemilih sebagia tokoh alternatif.
Supporting Paragraph: Pasangan Jokowi-Basuki bukan hasil dari proses terbuka dengan pola bottom-up tetapi kaku, tanpa pola dan tertutup.
Sekiranya Jokowi-Basuki ditawarkan sebagai hasil dari sebuah proses yang terbuka dengan pola yang bottom-up, kehadirannya akan kelihatan lebih elegan dan orisinal. Banyak kalangan berpikir, dengan proses yang partisipatif, parpol dipaksa memiliki pola yang demokratis dalam mengajukan calon guna mengisi jabatan politik strategis, termasuk dalam pengisian jabatan kepala daerah. Tanpa sebuah pola yang baku, hegemoni parpol sulit dipangkas. Dalam proses pemilihan gubernur DKI, misalnya, parpol bisa menawarkan calon alternatif yang diterima rakyat. Namun, karena pola internal yang tidak baku dan tak terbuka, sangat mungkin di tempat lain terjadi perilaku yang sebaliknya.
Claim III: Kehadiran tokoh alternatif di Pemilu 2014 suatu yang tidak mungkin

Supporting Paragraph: Sejauh ini belum kelihatan partai membuka dan menyediakan ruang bagi calon alternatif
Menuju 2014

Merupakan pilihan bijak sekiranya kita segera keluar dan meninggalkan euforia kemenangan duet Jokowi-Basuki. Menuju Pemilu 2014, terutama pemilihan presiden (dan wakil presiden), berharap kepada parpol untuk menghadirkan tokoh alternatif sangat mungkin seperti seekor burung pungguk merindukan bulan. Bagaimanapun, sejauh ini belum kelihatan partai membuka dan menyediakan ruang bagi calon alternatif.
Supporting Paragraph: Parpol lebih banyak memosisikan diri sebagai “perahu” bagi elite tertinggi menuju 2014
Kalau ada yang berpandangan bahwa kemunculan Jokowi-Basuki membuka peluang munculnya kader potensial dari internal parpol yang selama ini terhalang hegemoni elite tertinggi parpol menuju Pemilu 2014, pandangan demikian akan segera terkoreksi. Melihat gejala saat ini, parpol lebih banyak memosisikan diri sebagai “perahu” bagi elite tertinggi menuju 2014. Pola yang mapan terbangun, posisi  sebagai elite tertinggi parpol menjadi semacam jalan bebas hambatan menuju posisi RI-1atau RI-2.
Supporting Paragraph: Kader potensial yang berasal dari internal parpol yang berpeluang jadi calon alternatif sulit muncul ke permukaan.
Karena itu, kader potensial yang berasal dari internal parpol yang berpeluang jadi calon alternatif sulit muncul ke permukaan. Dalam hal ini, figur seperti Teras Narang dan Ganjar Pranowo (PDI-P), Jusuf Kalla dan Hajriyanto Tohari (Golkar), Yuddy Chisnandi (Hanura), Lukman Hakim Saifuddin (PPP), Fadli Zon (Gerindra), serta puluhan nama lainnya tak mungkin menjadi figur alternatif. Mereka hanya mungkin hadir sekitarnya parpol melakukan pross perekrutan yang bottom-up dan terbuka
Supporting Paragraph: Calon alternaif dari luar parpol jauh lebih sulit
Kalau yang dari internal tidak mudah, tentunya calon alternaif dari luar parpol jauh lebih sulit. Merujuk aturan yang ada, kesulitan ini benar-benar jadi jalan buntu karena tak tersedianya ruang bagi calon perseorangan (yang bukan diajukan parpol) menjadi calon presiden. Karena itu, figur seperti Moh Mahfud MD, Anies Baswedan, Irman Gusman, Imam B Prasodjo, Teten Masduki, dan sederetan nama lain sulit hadir menjadi calon sebagai alternatif. Bahkan kalau publik mendesak PDI-P dan Gerindra mengajukan Jokowi kembali sebagai calon alternatif menuju Pemilu 2014, kedua parpol ini pasti akan menolak.
Supporting Paragraph: Akan munculnya calon alternatif dalam Pemilu 2014 hampir mustahil terjadi
Dalam batas-batas tertentu, hasil pemilihan gubernur DKI Jakarta memberi sedikit “kemewahan” dalam panggung politik negeri ini. Namun, kemewahan akan munculnya calon alternatif dalam Pemilu 2014 hampir mustahil terjadi. Kemustahilan itu hanya mungkin meluruh kalau parpol mau dan mampu menghambil pelajaran dari tamparan yang hadir dari hasil pemilihan gubernur DKI.

SALDI ISRA
Guru Besar Hukum Tata negara dan Direktur Pusat Studi Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Andalas, Padang; Anggota Badan Pekerja Forum Kebangsaan Gerakan Indonesia Memilih




Senin, 24 September 2012

Struktur Paragraf Argumentatif

Ada ciri khas dari struktur paragraf argumentatif. Struktur paragraf dasarnya terdiri dari kalimat topik, dua hingga lima kalimat pendukung dan bila perlu dengan kalimat kesimpulan. Kalimat kesimpulan menyatakan kembali kalimat topik dengan bahasa yang berbeda. Kalimat kesimpulan biasanya berada di bagian akhir dari sebuah paragraf.

Gagasan utama menentukan arah argumen Anda apakah mendukung (PRO atau FOR) atau menentang (CON atau AGAINST). Gagasan utama berada di kalimat topik. Gagasan utama haruslah berupa sesuatu yang DEBATABLE. Maksudnya, gagasannya haruslah dapat diperdebatkan dan didiskusikan. Kemudian, sikap Anda mendukung atau menolak. Gunakan sudut pandang di dalam pembahasan argumentasi Anda.

Fungsi kalimat adalah untuk meyakinkan para pembaca. Anda membutuhkan berbagai jenis fakta, data, pendapat pakar atau data statistik dan lainnya. Sudut pandang akan mendukung. Sekarang tidak biasa lagi menulis paragraf yang panjang. Paragraf yang pendek dan singkat lebih disukai dan mudah dicerna pembaca.  Yang penting, apa yang Anda jelaskan dapat meyakinkan para pembaca Anda.

Kedudukan sudut pandang dalam tulisan argumentatif sangatlah penting. Sudut pandanglah menentukan argumen yang Anda dukung dan ditentang. Sudut pandang dapat diketahui melalui jalinan pemilihan topik dalam pernyataan thesis dan cara penetapan kalimat topik. Sudut pandang juga dapat dilihat dari argumen yang Anda pilih dan menentang argumen lainnya (CON atau AGAINST). Rangkaian ini menyebabkan pembaca memahaminya.

Dengan demikian, tulisan argumentatif sangatlah membutuhkan penelitian. Penelitian ini dilakukan atas topik yang dibahas. Anda mengumpulkan pendapat dan bukti. Hal ini haruslah mendukung pernyataan thesis dan kalimat topik. Sudah dijelaskan di tulisan lain, pernyataan thesis dan kalimat topik tidak akan berarti tanpa dukungan pendapat dan bukti itu sendiri.  Inilah peran penelitian yang harus dimainkan.

Karena Anda akan mengajukan sudut pandang Anda, perhatikan pula sudut pandang lawan secara seksama. Sudut pandang itu harus dibuktikan dengan berbagai penelitian, bukti, kasus dan pendapat pakar yang mutakhir. Bila Anda sudah dapat memastikan, pastikan kevalidan dan relevansinya. Validitas dan relevansi data itu tidak boleh diragukan atau tertolak. Bila tertolak, sudut pandang Anda tertolak pula.

Dengan demikian, kekhasan tulisan argumentatif dapat dikaji ulang dalam struktur paragraf dan tulisan itu secara keseluruhan. Kekhasan ini disertai argumen mendukung dan menolak. Jadi, semakin khas tulisan ini bila semakin berhasil Anda dalam penelitian yang dilakukan. Data Anda valid dan relevan. Oleh karena itu, teruslah berlatih menulis sehingga Anda tahu kekhasan setiap tulisan. 

Minggu, 23 September 2012

Sekali Lagi tentang Tulisan Argumentatif



Tulisan argumentatif begitu penting di dunia kerja. Anda harus menulis atau memberikan laporan kerja, mau tidak mau harus membuat tulisan. Salah satu tulisan Anda adalah jenis tulisan argumentatif. Dengan tulisan ini, Anda berupaya meyakinkan orang lain dengan pendapat, penggunaan logika dan berargumentasi yang benar. Bila tidak punya kemampuan ini, tulisan Anda kurang terarah dan bermanfaat sama sekali.

Ada empat unsur yang harus masuk di dalam tulisan argumentatif.

1. Pemilihan Topik

2. Pandangan Berlawanan

3. Bentuk Argumen

4. Penolakan

Pemilihan Topik

Seorang penulis harus pasti dan yakin tentang sikap yang akan diambil di dalam tulisannya. Sebelum menulis, sikap ini harus diyakini dulu karena Anda akan merubah pemikiran pembaca sasaran Anda. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui segmen pembaca sasaran Anda. Apa yang mereka ketahui, apa yang ingin mereka ketahui dan apa yang ingin belajar untuk mengetahui. Kemudian, ada sikap tertentu yang Anda sendiri akan rubah dalam pemikiran mereka.

Karena tulisan Anda hendak merubah cara pandang atau pemikiran mereka, pastikan topik Anda dipersiapkan dengan baik. Buatlah pernyataan thesis yang spesifik, dapat dipertahankan dan didukung fakta.

Pernyataan thesis haruslah didukung fakta, pendapat pakar atau penalaran yang logis. Pernyataan thesis ini secara sadar akan mengambil sikap berseberangan terhadap pernyataan thesis lawan. Pernyataan thesis lawan itu dapat merupakan keyakinan, kepercayaan atau pendapat umum yang berlaku. Akan tetapi, pernyataan thesis Anda haruslah disertai dengan dukungan bukti, fakta atau pendapat pakar. Jangan melampaui kemampuan dari tulisan argumentatif karena tulisan argumentatif itu ada batasan dan kelemahan pula. Tulisan ini tidak bisa membahas tentang 'surga itu hanya angan-angan."

Pandangan Berlawanan

Pandangan berlawanan ini berkaitan dengan cara pandang Anda sendiri. Pandangan berlawanan ini ada pada pihak pembaca yang menjadi sasaran tulisan Anda. Sekali lagi penulis membahas tema ini. Sekali lagi, hal ini menunjukkan keutamaan mempersiapkan diri secara sadar tentang cara pandangan pembaca yang Anda akan rubah.

Dalam pengajaran tulis menulis di dalam literatur Indonesia, faktor pembaca kurang dibahas secara proporsional. Kita cenderung disuruh menulis saja tanpa melihat faktor siapakah yang akan membaca tulisan kita itu.  Ini sebuah kesalahan atau kekurangan. Pandangan berlawanan di antara pembaca sasaran merupakan warning atau sinyal berhati-hati yang penulis sendiri harus mewaspadai.

Bentuk Argumen

Sekali lagi! Anda harus mempersiapkan daftar argumen yang mendukung (PRO atau FOR) dan yang menentang (CON atau AGAINST). Anda harus memiliki konten daftar argumen yang mendukung lebih panjang dari konten daftar yang menentang. Bila sebaliknya, Anda harus merubah sikap di dalam pernyataan thesis Anda ke arah argumen yang menentang di atas.

Di dalam konten daftar argumen yang mendukung dan menentang itu, pilihlah yang paling menarik dan penting di bagian pertama di dalam tulisan Anda. Anda harus memasukkan pula di setiap konten argumen yang mendukung dan menentang itu dengan data. Data itu dapat berupa fakta, data statistik, contoh dan pendapat pakar. Jangan Anda pelit-pelit memasukkan data pendukung ini. Atau jangan menganggap pendapat Anda yang lebih benar dan tepat.

Di sebutkan di atas, Anda harus memilih konten data argumen yang paling penting dan menarik. Ketentuan ini dapat dirubah pula. Anda dapat memilih yang paling lemah dan diakhiri dengan konten argumen yang paling kuat di akhir. Hal ini akan memberi kesan di pembaca yang menghantam titik nadir cara pandang yang runtuh. Konten argumen yang kuat seperti senjata pamungkas yang Anda lepaskan ke dalam pemikiran pembaca yang sudah mulai goyah.

Penolakan

Penolakan adalah memberikan argumentasi terhadap poin yang berlawanan dengan pendirian penulis. Ada dua keuntungan menulis poin ini. Penulis akan mengetahui mengapa mereka benar dan mengapa pendapat yang berlawanan itu salah. Inilah maksud dan tujuan penolakan itu. Anda menulis argumentasi penolakan ini dengan menggunakan konten pada daftar argumentasi yang berlawanan. Penulis harus menuangkan penolakannya itu pada satu paragraf. Letakkan setelah paragraf yang mendukung argumentasi Anda.

Inilah empat poin yang harus ada di dalam tulisan argumentatif Anda. Poin dua berada di dalam benak Anda. Poin 1, 3 dan 4 adalah teknik argumentasi yang Anda gunakan untuk meyakinkan orang lain bahwa pendapat Anda benar. Logika Anda benar dan argumentasi Anda juga benar.

Ayo terus menulis!